Pelaksanaan Trauma Healing Pasca Banjir untuk Siswa SDN 04 Muara Batu Aceh Utara

Authors

  • Salahuddin Politeknik Negeri Lhokseumawe
  • Ahmad Afif Politeknik Negeri Lhokseumawe
  • Arwin Putra Politeknik Negeri Lhokseumawe
  • Firdaus Muttaqin Politeknik Negeri Lhokseumawe
  • Riwanul Nasron Politeknik Negeri Lhokseumawe

Keywords:

Trauma Healing, Bencana, Banjir Aceh

Abstract

Bencana alam merupakan peristiwa yang terjadi akibat proses alam dan dapat menimbulkan dampak terhadap kehidupan manusia. Salah satu bencana yang kerap terjadi di Indonesia adalah banjir, yang umumnya disebabkan oleh tingginya curah hujan sehingga volume air meluap ke permukaan. Kondisi tersebut menjadikan banjir sebagai bencana yang sering berulang, khususnya di wilayah Provinsi Aceh, seperti kejadian banjir yang terjadi pada tanggal 26 November 2025 meninggalkan Luka dan trauma yang mendalam bagi masyarakat. SDN 04 Muara Batu merupakan salah satu fasilitas umum yang terdampak bencana banjir. Selain fasilitas sekolah mengalami kerusakan, siswa sekolah tersebut kehilangan seragam dan peralatan sekolah. Ketika kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan, sebagian siswa belum menggunakan seragam dan kegiatan belajar mengajar fokus ke pemulihan siswa untuk mengurangi trauma pasca bencana. Berdasarkan hal tersebut Penulis berinisiatif untuk melaksanakan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk trauma healing dengan sasaran siswa SD kelas 1 dan 2 di SDN 04 Muara Batu Aceh Utara. Kegiatan ini didasari oleh kondisi daerah terdampak serta jumlah siswa yang berada di sekolah tersebut. Pelaksanaan kegiatan trauma healing pasca banjir untuk siswa/siswi SDN 04 Muara batu Aceh Utara, melalui pendekatan bermain dan aktivitas kreatif terbukti efektif dalam membantu pemulihan  psikologis anak pasca bencana.

References

[1] Kota Padang: Identifikasi Potensi Bencana Banjir Dan Upaya Mitigasi Sri Eka Putri1*, Aldri Frinaldi2 , Rembrandt3 , Dasman Lanin4 , Genius Umar5 , Mulya Gusman.

[2] Rihartono, A. N. K., Afriyanti, D., Syafhira, A., Salamah, N. U., Ningsih, S., & Yanmar, S. A. (2024). Effectiveness of Trauma Healing Therapy for Victims of Natural Disasters. Journal of Language and Health, 5(3), 1653-1664.

[3] Jumilia, J., & Kanathasan, J. S. (2024). Trauma Healing Therapy for Post-Earthquake Children Using Traditional Randai Approach. International Journal of Nursing Information, 3(2), 1–8.

[4] Rachma, H., & Febrianti, T. (2021). Social determinants of risk posttraumatic stress disorder (PTSD) after the Sunda Strait tsunami disaster.Jurnal Kesehatan, 12(2).

[5] Sembiring, J., 2025. PEMBUATAN TEMPAT SAMPAH PERCONTOHAN SEBAGAI UPAYA MENGATASI MASALAH SAMPAH DI DESA GUNUNG MERIAH. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Loka, 1(1), pp.25-28.

[6] Ikhsan, M. (2025) “PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DI KOPERASI DAARUL HIKMAH SEJAHTERA”, Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 1(1), pp. 8–17. Available at: https://pengmas.lrpiadwinta.org/index.php/jps/article/view/2

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Salahuddin, Afif, A., Putra, A., Muttaqin, F., & Nasron, R. (2026). Pelaksanaan Trauma Healing Pasca Banjir untuk Siswa SDN 04 Muara Batu Aceh Utara. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 1–4. Retrieved from https://pengmas.lrpiadwinta.org/index.php/jps/article/view/9